Kamis, 25 Juni 2009

KABINET PERTAMA


Pada tanggal 4 September 1945 terbentuklah Kabinet Pertama Republik Indonesia.

Adapun susunannya sebagai berikut:

Presiden : Sukarno
Wakil Presiden : Mohammad Hatta
Menteri Luar Negeri : Subardjo
Menteri Dalam Negeri : Wiranatakusumah
Menteri Kehakiman : Supomo
Menteri Kesehatan : Buntaran Martoadmodjo
Menteri Pendidikan : Ki Hadjar Dewantoro
Menteri Penerangan : Amir Sjarifuddin
Menteri Urusan Sosial : Iwa Kusuma Sumantri
Menteri Keuangan : Samsi Sastrowidagdo
Menteri Perekonomian : Surachman Tjokroadisurjo
Menhub & PU : Abukusno Tjokrosujoso

Menteri-menteri tanpa portepel : Wachid Hasjim, Sartono, Maramis, Oto Iskandar Dinata, dan Amir Sjarifuddin.

Kecuali Amir Sjarifuddin, semua yang diangkat menjadi Menteri sudah menduduki jabatan dalam dinas Jepang, sebagai penasehat atau kepala salah satu bagian yang penting salam departemen yang bersangkutan. Tiap-tiap dari mereka itu, adalah pejabat Indonesia yang tertinggi disamping pembesar Djepang dalam departemen tersebut. Sebenarnya pejabat-pejabat Indonesia itu yang memimpin departemen dalam operasi saban hari, sedang pembesar-pembesar Jepang hanya mengawasi.

Program Kabinet: Program Kabinet tak pernah diumumkan.

Catatan:

  1. Pada Kabinet ini tidak ada Menteri Keamanan Rakyat, karena bapak Soeprijadi yang diangkat menjadi Menteri Keamanan Rakyat tak pernah melakukan dan tak pernah menyatakan menerima pengangkatan tersebut. Lalu pada tanggal 20 Oktober 1945 bapak Soeljadikoesoemo diangkat sebagai Menteri Keamanan Rakyat ad interim.
  2. Berhenti tanggal 26 September 1945, diganti oleh Mr. A.A. Maramis.
  3. Jabatan ini ditiadakan (tak diisi) bersama-sama pengangkatan Mr. A.A. Maramis sebagai Menteri Keuangan.
  4. Tanggal 25 September 1945 menjabat sebagai Menteri Keuangan.
  5. Partai-partai Politik kala itu belum dibentuk lagi.